Okultisme: JENIS DAN BENTUK-BENTUK OKULT DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT DAN JEMAAT, PENGUSAHA, PENGUASA/PEJABAT, PETANI, PREMAN DLL.

 

JENIS DAN BENTUK-BENTUK OKULT DI TENGAH-TENGAH MASYARAKAT DAN JEMAAT, PENGUSAHA, PENGUASA/PEJABAT, PETANI, PREMAN DLL.

I.              Pendahuluan

Manusia sebagai makhluk hidup yang khas memiliki perasaan, keinginan, kebutuhan, dan keluarga dengan tanggung jawab yang besar dan berat. Kasih sayang dan tanggung jawab yang besar dan berat untuk bertahan hidup tersebut tidak semua orang mampu untuk memenuhinya dengan tenaga dan kekuatan sendiri apalagi manusia itu berhadapan dengan segala guncangan-guncangan atau hal-hal lain yang dianggap susah dan tak mampu. Pada tahap ini manusia akan mencari jalan pintas, jalan yang mudah dilalui dalam tulisan ini disebut kuasa gelap. Jalan pintas banyak jenis dan bentuknya. Jalan pintas yang dimaksud sesuai dengan tujuan pribadi untuk memperolehnya dan menikmatinya.

 

II.           Pembahasan

2.1.       Spiritisme

Une séance de spiritisme comme au XIXe siècle - Ça m'intéresseSpiritualism atau spiritualisme adalah suatu aliran keyakinan yang mempercayai orang yang hidup dapat berhubungan dengan orang yang sudah mati yaitu rohnya dan juga sebaliknya. Dalam Alkitab, ada beberapa jenis roh-roh yaitu malaikat-malaikat (Kol. 2:18), setan-setan (1Tim. 4:1; Why. 16:13-14), dan jin-jin (Im. 17:7) yang semua roh tersebut diakui sebagai lawan dari orang-orang beriman (lih. Ef. 6:12).  Aliran ini meyakini bahwa komunikasi dapat dilakukan dengan cara berdialog seperti komunikasi manusia pada umumnya; bukan hanya untuk berkomunikasi, tetapi juga terdapat di dalamnya permintaan berupa keinginan berupa diberi petunjuk atau nasehat, kekuatan, pengetahuan tentang kejadian setelah kematian, dan alasan seseorang meninggal (lih. Ul. 18:11). Semua hal tersebut diyakini dapat diwujudkan dan terwujud sehingga dalam aliran ini terdapat pemujaan di dalamnya kepada roh-roh yang disebut nenek moyang. Ritual ini disebut dengan séance dan praktisinya disebut spiritis.[1] Bentuk dalam praktiknya dapat melalui benda-benda seperti jailangkung, Kapur menulis sendiri, Gelas, Meja, Kursi bergerak sendiri; bunyi-bunyian seperti suara yang berbeda terhadap orang kesurupan; dukun-dukun, dilihat atau dialami secara langsung dalam wujud orang yang sudah mati, dan melalui adat atau kebiasaan lama yang dalam kebiasaan suku Batak mengunjungi makam, upacara khusus dalam menamai bayi, memindahkan tulang dan pemanggilan arwah (begu).[2] Dalam praktiknya, untuk meminta suatu keinginan kepada roh-roh harus disediakan suatu persembahan sebagai syarat untuk dikabulkannya keinginan yang ditawarkan (lih. Mzm. 106:37-38). Sehingga di dalamnya terdapat juga unsur penyembahan (lih. Yes. 47:12). Namun, meskipun sudah dikabulkan dan syaratnya memenuhi, banyak orang yang mengalami suatu hal yang ganjil atau mengganggu baik pribadi maupun keluarga sebagai dampak dari hubungan tersebut. Hal ini dikarenakan terbukanya pintu bagi setan-setan untuk mendatangkan bencana seperti kesialan, rugi dan kekacauan, kerasukan bahkan kematian pada orang-orang yang bersangkutan.[3] Bukan hanya itu saja, orang-orang yang terlibat dalam paham ini akan mengalami kutuk dari Tuhan (lih. Yes. 8:20-22).

2.2.       Ilmu Ramal dan Tenung

Dalam upaya mengetahui dan mempersiapkan diri untuk masa yang akan datang, manusia mempelajari dan menggunakan ilmu tentang masa depan (futurologi), nubuat dari Tuhan, nubuat palsu, dan ilmu ramal atau tenung.[4] Ilmu ramal adalah ilmu yang berusaha untuk mengetahui nasib seseorang pada waktu yang akan datang atau dialami di masa depan. Adapun praktik dalam ilmu ramal adalah

220px-Zodiac_(PSF)|220x221, 75%, centerAstrologi yang berasal dari kata astral yang berarti bintang dan logy yang berarti ilmu, doktrin atau teori yang merupakan perkembangan dari horoskop. Jadi astrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bintang-bintang atau benda-benda luar angkasa yang kemudian dipahami dapat mempengaruhi kehidupan manusia sehingga disebutkan sebagai ilmu yang mempelajari tentang nasib seseorang berdasarkan bintang-bintang pada saat kelahiran seseorang dengan bantuan mantera dan sihir (Yes. 47:12-13). Verkuyl mengatakan bahwa astrologi adalah wadah para iblis untuk mengacaukan hati dan pikiran manusia.[5] Astrologi ini dipahami bermula dari agama-agama kafir kuno khususnya Babel (2Raj. 23:25; Yes. 47:1,13; band. Dan. 1:20; 2:2,10,27; 4:7; 5:7,11,15). Astrologer atau ahli jampi adalah sebutan para praktisinya (Dan. 1:20; Yes.47:13; Dan.1:20; 2:2). Orang-orang yang terlibat dalam praktik ini akan mendapatkan malapetaka, hukuman, dan kebinasaan oleh api (Yes.47:11-15; Why. 21:8).  Dalam astrologi, terdapat suatu pembagian waktu kelahiran yang disebut zodiak yang berjumlah 12 bagian yang dipercaya mempengaruhi kehidupan seseorang dalam banyak hal seperti dalam percintaan, nasib, bahaya, masa depan, dan lain-lain.[6] Selain bintang-bintang, astologer juga dapat menggunakan benda-benda lain sebagai alat mereka untuk meramalkan seseorang yaitu dengan kartu, garis tangan, maupun dengan tongkat.[7]

2.3.       Mujizat Palsu

Apakah Karunia berbuat Mukjizat masih ada? - Saksi Roh Dan KebenaranPada umumnya, mujizat sering disebutkan secara khusus. Maksudnya adalah kata mujizat tidak sering atau tidak sembarang disebutkan atau tidak berlaku pada semua peristiwa. Biasanya kata mujizat akan digunakan dalam suatu peristiwa yang aneh dan tidak mungkin dilakukan dan dipikirkan oleh akal manusia yang sangat umum disebut keajaiban. Mujizat yang asli dipahami datang atau berasal dari Allah yaitu sejak peristiwa dalam kitab Kejadian yaitu diciptakannya Hawa dari tulang rusuk Adam (Kej. 2:22) dan masih banyak lagi. Dalam Perjanjian Baru, mujizat banyak dilakukan oleh Yesus seperti menyembuhkan orang yang buta sejak lahir (Mrk. 10:46-52), membangkitkan orang yang mati (Yoh. 11:33-44), dan memberi makan 5000 orang (Yoh. 6-15) dan banyak lagi.[8]

MUKJIZAT NABI MUSA AS. MENGALAHKAN SIHIR FIR'AUNMujizat tidak dapat disebutkan jika semuanya berasal atau bersumber dari Allah meskipun seharusnya memang demikian. Tidak semua mujizat berasal dari Allah artinya bahwa Iblis juga dapat membuat mujizat yang merupakan salah satu pekerjaan iblis untuk menggelapkan dan mengacaukan hati dan pikiran manusia. Dalam Perjanjian Lama, mujizat dapat dibedakan atau digolongkan ke dalam golongan yang asli atau yang palsu. Musa diutus Allah untuk menunjukkan kuasa Allah yang besar yaitu mujizat-Nya di hadapan Firaun yaitu mengubah air menjadi darah, tongkat berubah menjadi ular, dan tangan menjadi sakit kulit (Kel. 4:1-8). Namun, mujizat itu tidak menakuti hati Firaun sedikit pun karena ahli sihirnya dengan mantranya dapat melakukan hal yang serupa seperti yang dilakukan oleh Musa dan Harun (Kel. 10-13) meskipun tongkat Musalah yang menjadi ular tersebut menelan ular yang merupakan tongkat dari ahli sihir Firaun (Kel. 7:12). Hal ini menunjukkan dengan sangat jelas bahwa kuasa atau mujizat dari Allah jauh lebih kuat dari pada mujizat yang ada pada ahli gaib Mesir tersebut.

Mujizat palsu bukanlah hal yang barus saja ada. Jauh beribu tahun yang lalu hal ini sudah ada dan masih bertahan hingga saat ini. Banyak orang yang takjub akan keajaiban di dalamnya sehingga ketakjuban dan keheranan tersebutlah yang mencuci hati dan pikiran manusia itu. Kemampuan yang ditawarkan dan yang dilakukan melalui kuasa yang diberikan iblis mampu memberikan manusia itu sendiri suatu keyakinan untuk tetap bertahan dan ingin berhubungan dengan hal-hal yang demikian seperti hal kesembuhan karena diperoleh dengan mudah. Tampak jelas bahwa mujizat yang dilakukan oleh Tuhan untuk menyatakan kehadiran dan pemeliharaan Allah dapat disalin atau ditiru oleh iblis untuk mengecoh dan menyesatkan orang beriman dan berpaling dari Tuhan kepada dukun-dukun hamba iblis.[9] Rasul Paulus mengatakan bahwa kedatangan si penyesat adalah pekerjaan iblis (1Tes. 2:9-10).[10]

2.4.       Olahraga Demonis

Olahraga adalah pada umumnya adalah suatu kegiatan yang dibutuhkan oleh manusia untuk menjaga kesehatan tubuh yang biasa berbentuk pendidikan yang mengutamakan gerakan-gerakan jasmani secara sadar dan berurutan untuk melatih tubuh seseorang menuju suatu kualitas yang tinggi baik secara jasmani maupun rohani. Olahraga dapat dibagi menjadi 2 berdasarkan tujuannya yaitu:

1.      Olahraga Prestasi yaitu permainan dan pertandingan yang terbatas waktunya yang melibatkan usaha fisik dan keterampilan.

2.      Olahraga rekreasi yaitu olahraga yang merupakan rekreasi dan aktivitas yang dilakukan di waktu senggang bahkan merupakan hiburan.

Dari pengertian tersebut sepertinya tidak ada hubungan olahraga dengan okult atau kuasa gelap. Memang secara istilah tidak ada suatu hal yang ganjil di dalamnya. Perlu diketahui bahwa olahraga demonis adalah olahraga yang di dalamnya terdapat unsur kegelapan atau menggunakan kuasa iblis untuk mencapai keberhasilan dalam olahraga tersebut. Pada umumnya, untuk membuat suatu olahraga banyak diminati oleh orang maka dibutuhkan sesuatu hal yang membuat khalayak umum itu tertarik, heran dan takjub melihatnya. Manusia adalah makhluk yang mudah sekali takjub pada sesuatu yang ajaib apalagi melihat olahraga tersebut melakukan apa yang sebenarnya manusia tidak bisa lakukan. Adapun olahraga demonis yang dimaksudkan adalah:[11]

1.             Yoga

Shoes and Care - Manfaat Yoga untuk Kesehatan dan Fleksibilitas Tubuh Yoga adalah salah satu olahraga hinduisme yang mengutamakan sikap tubuh dan latihan yang beraneka ragam untuk memimpin seseorang ke pembebasan diri sendiri dan kesadaran keallahan. Tujuannya adalah untuk mempersatukan manusia dengan kesadaran kosmik. Dalam yoga hal yang ditekankan dan diharapkan adalah reinkarnasi. Bentuk yoga yang paling terkenal adalah Hathayoga. Penyucian tubuh, pembentukan sikap tubuh untuk menghasilkan energi batin, kontrol nafas, menenangkan pikiran, konsentrasi, meditasi dan persatuan dengan Allah. Dalam yoga manusia dipahami memiliki sifat mahakuasa, mahatahu dan mahahadir. Sistim yoga berada di belakang sihir, mistik dan ilmu gelap. Adapun sistim yang dimaksudkan adalah:

-          Meliputi semua senam untuk membetulkan bagian tubuh, latihan bernafas, latihan konsentrasi, tepekur (berpikir dalam), meditasi.

-          Pengendalian kesadaran yaitu pengendalian seluruh bagian tubuh untuk mencapai fungsi setiap bagian tubuh dengan sempurna seperti kesembuhan (regenerasi) dalam waktu yang singkat.

-          Pengontrolan kekuatan tabiat yaitu menggunakan kekuatan batin di dalam yogi yang sebenarnya adalah kuasa gelap yang dapat digunakan untuk mencairkan es, memadamkan api dan lainnya.

-          Bersangkut paut dengan dunia sihir dan kuasa di udara seperti penggunaan dan praktik segala persoalan dengan roh-roh, pengembaraan jiwa ke mana-mana dan fenomena kuasa gelap.

Keterangan di atas cukup menunjukkan bahwa yoga menghilangkan pengakuan akan kehadiran sang pencipta yaitu Allah yang Esa karena yoga berpusat pada hidup manusia itu sendiri yang sudah barang tentu sudah bertentangan dengan Alkitab. Tentu hal ini menjadi suatu wadah bagi iblis untuk memberikan kuasanya yang gelap untuk merusakkan pikiran manusia. Orang-orang yang terlibat dalam praktik ini akan mendapatkan kutuk dari Tuhan (Yer. 17:5).

2.             Pencak Silat atau semacamnya

 Silat adalah salah satu olahraga yang banyak diminati oleh banyak orang terutama di kalangan remaja. Tentu dari segi olahraga tidak masalah. Masalah yang perlu diketahui adalah penggunaan kuasa gelap dalam praktiknya. Sudah tentu bagi manusia tidak mampu untuk mengetahui apa yang tidak dilihat dan sudah tentu untuk mengalahkan seseorang yang badannya lebih besar tidak akan mudah. Namun untuk membuat manusia mampu melakukan hal yang tidak bisa dilakukan manusia itu sendiri yaitu dengan menggunakan mantera, ilmu gelap, jimat, dimandikan dengan air keramat, penggunaan pakaian keramat dan upacara khusus untuk mencapai nilai keberhasilan yang unggul dan disebut terampil. Dalam hal mengalahkan lawannya seorang petinju mendapat petunjuk, nasihat dari dukun yang memberikan ia akan menang dalam pertandingan dengan memandikan kotorannya sebelum pertandingannya. Namun, yang terjadi adalah kekalahan KO karena ia mendapat pukulan dari lawannya.

 

2.5.       Penyembuhan

2.6.       Ilmu Kebal

2.7.       Pelaris Toko

2.8.       Pelindung /penangkal guna-guna

2.9.       Pesugihan

2.10.   Santet

2.11.   Dasar Alkitab

III.        Kesimpulan

DAFTAR PUSTAKA



[1] S. Kusuma, Okultism: Antara Budaya vs Iman Kristen (Yogyakarta: ANDI, 2010), 56.

[2] J.T.H. Situmorang, Menyingkap Misteri Dunia Orang Mati (Yogyakarta: ANDI, 2016), 256.

[3] Pondsius & S. Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang (Jawa Timur: PLKT, 2004), 221.

[4] Pondsius & S. Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang, 221.

[5] Pondsius & S. Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang, 227.

[6] S. Bangun, Praktik Okultisme: Penguatan Gereja dalam Menggali dan mematahkannya (Jakarta: GIP, 2021), 102.

[7] Yerri B. Kana, Menyingkap Tabir Kuasa Kegelapan (Jakarta: GPIN, 2011), 59.

[8] Willian Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap Hari: Injil Yohanes Pasal 1-7 (Jakarta: BPK-GM, 2008), 17.

[9] Pondsius & S. Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang, 287.

[10] Tomi Yulianto, Aplikasi Kehidupan Untuk Remaja dan Dewasa (Banten: AA Rizky, 2018), 106.

[11] Pondsius & S. Takaliuang, Antara Kuasa Gelap dan Kuasa Terang,  287.

Comments

Popular posts from this blog

TAFSIRAN KITAB 1 TESALONIKA 3:1-13 MENGGUNAKAN METODE KANONIKAL

Teologi PL: ARTI DAN MAKNA FORMULASI BERKAT MENURUT KITAB BILANGAN